Manifesto

Generasi Akhir Zaman

Kita tidak memilih zaman di mana kita dilahirkan. Tidak seorang pun dari kita dimintai pendapat sebelum diletakkan di sini — di zaman yang bergerak lebih cepat daripada kemampuan manusia memahaminya. Kita dibesarkan oleh layar yang tidak pernah tidur, ditawari sejuta jalan dan tidak diberi satu pun arah, dijanjikan kebebasan dan diam-diam dirantai oleh genggaman kita sendiri.

Dan kita mendengar bisikan zaman ini, setiap hari, dengan suara yang sangat lembut: ikuti saja arus. Tonton saja. Beli saja. Bandingkan saja dirimu. Tunda saja. Semua orang begitu.

Hari ini kami menjawab bisikan itu.

Kami tidak memilih zaman kami. Tetapi kami memilih cara menjalaninya. Kami memilih untuk dibentuk — secara sadar, sebelum zaman membentuk kami tanpa izin. Kami memilih berjamaah, karena kami tahu diri kami: sendirian, kami akan kalah oleh zaman ini. Dan kami bersumpah menjaga lingkaran kami tetap bersih: tidak ada ketaatan mutlak kepada manusia, tidak ada guru yang tak boleh dikritik, tidak ada rahasia yang membelenggu, tidak ada uang yang berpindah dari murid ke pembimbing.

Kami tidak bermimpi menjadi generasi yang sempurna. Yang kami janjikan bukan kesempurnaan, melainkan kesungguhan: bahwa kami tidak akan menyerahkan hidup kami kepada arus, tidak akan menukar akhirat kami dengan tren, dan tidak akan mati sebagai penonton dari zaman kami sendiri.

Mungkin tugas kita memang bukan memastikan bahwa kita hidup pada zaman terbaik. Tetapi memastikan bahwa zaman ini menemukan manusia-manusia yang terbaik dari kita.

Kami — Generasi Akhir Zaman.